Puisi

SEMUT – SEMUT MERADANG

SEMUT – SEMUT MERADANG

Tenang di jalan sederhana bak surga
Mereka memanggul harapan kecil
Hidup bersahaja tanpa curiga
Tak pernah mengganggu, tak pernah usil

Sampai satu remah direnggut paksa
Langkah terguncang, dada bergetar
Yang sepele menyulut luka
Api kecil menjelma membakar

Suara lirih berubah riuh
Tubuh mungil jadi gelombang
Tak lagi tunduk, tak lagi luluh
Kecil bersatu, mengguncang ruang

Mereka tak bicara tentang tahta
Hanya tentang hak yang direbut
Semut-semut meradang tak kenal reda
Meskipun dunia menyebut mereka hanya semut

Diskusi karya

Komentar penulis & pembaca

Semua komentar dan balasan diperiksa kurator sebelum ditampilkan.

0 tampil
Belum ada komentar yang disetujui. Jadilah pembaca pertama yang berdiskusi.